Faedah Ilmiah

BERDAMAI ITU BERAT DI JIWA, RINGAN BAGI SEORANG MUKMIN

Poster Faidah

🤝 BERDAMAI ITU BERAT DI JIWA, RINGAN BAGI SEORANG MUKMIN

Faidah dari surat an-Nisa, potongan ayat 128 :

{وَالصُّلْحُ خَيْرٌ وَأُحْضِرَتِ الْأَنْفُسُ الشُحَّ}

Dan perdamaian itu adalah kebaikan. Dan dihadirkan pada jiwa sifat kikir.

🎤 Al-‘Allamah al-Faqih Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menyatakan,

الإشارة إلى أن الصلح ثقيل على النفوس، لكن المؤمن يهون عليه الثقل إذا كان يؤمن بأن الصلح خير، ويؤخذ من قوله: {وَأُحْضِرَتِ الْأَنْفُسُ الشُّحَّ} فالإنسان بطبيعته لن يتنازل عما يريد، ولن يتغاضى عن حقه، لكن في المصالحة التي هي خير لا بد من ثمن يبذل وهو الضغط على النفس التي أحضرت الشح؛ حتى توافق على الصلح.

“Pada ayat ini ada isyarat, bahwa berdamai itu berat di jiwa, akan tetapi seorang mukmin menganggapnya ringan, jika ia benar-benar mengimani bahwa berdamai itu merupakan kebaikan.

Dan diambil faidah juga dari firman-Nya, {dan dihadirkan pada jiwa sifat kikir}, bahwa manusia secara tabiat tidak mau mengalah dari yang ia inginkan dan tidak mau menggugurkan haknya.

Namun, dalam perjanjian damai yang merupakan kebaikan tentu harus mengorbankan harga mahal, yaitu dengan menekan jiwanya yang dihinggapi sifat kikir sehingga ia mau menyepakati perjanjian damai tersebut.”

📚 Tafsir al-Utsaimin surat An-Nisa, hlm. 293

✹•━━━✿🍃🌸🍃✿━━━•✹

🌐 Website Resmi
https://daurahimamalmuzani.com

🔰 Channel Telegram Resmi
t.me/daurahimamalmuzani

─━─━─━∞◆∞━─━─━─

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button