JEMBER – Ahad (14/08) pandangan Tim Reportase menyaksikan tumpukan-tumpukan sampah dan barang-barang rongsok di area parkiran Ma’had Minhajul Atsar. Di sebelahnya, sebuah mobil pick up telah stand by untuk mengangkut sampah-sampah tersebut ke tempat pembuangan.
Ya, pagi itu memang sedang ada kerja bakti di beberapa titik di ma’had. Salah satunya di area parkiran tersebut.
Kerja Bakti yang Sedang Berlangsung
Ada pula kerja bakti di depan asrama Tahfizh kelas Qudama (kelas 3). Pohon ketapang berdaun lebat yang menjulang di depannya perlu untuk sedikit dipangkas di beberapa bagian agar terlihat rapi. Karena itulah, para santri kelas Qudama gotong royong untuk memangkas, merapikan, lalu membersihkan dedaunan yang gugur dan batang dari pohon tersebut.
Mereka bekerja sama untuk mengumpulkan lalu membawanya ke area parkiran supaya diangkut menggunakan mobil pick up yang telah stand by di sana. Pak Haryono, salah seorang ikhwah Ma’had 2, dialah pemilik pick up yang akan menyopir mobil tersebut menuju tempat pembuangan.
Santri Takhasus juga tak ketinggalan, pagi itu mereka membersihkan sekaligus merapikan gudang Divisi Sarpen (Sarana Penunjang). Barang-barang yang sudah tidak terpakai juga dikumpulkan di area parikiran ma’had, untuk kemudian diangkut menggunakan pick up pula.
Baca Juga: Jangan Khawatir, Panitia Telah Sediakan Kasur untuk Para Tamu
Kerja Bakti Bersama
Setelah barang dan sampah-sampah tadi terkumpul di area parkiran, kembali para santri bahu-membahu untuk mengangkutnya ke mobil pick up milik pak Haryono. Kerja bakti bersama antara santri dari kelas 1 Takhasus dan santri dari kelas 3 Tahfizh.
“Kerja bakti dilakukan oleh dua lembaga sekaligus, yang awalnya berada di dua tempat yang berbeda, namun akhirnya bertemu juga di area parkiran Ma’had. Akhirnya terbentuklah sikap saling tolong-menolong dan saling ber-ta’awun antar mereka walau berbeda lembaga. Yaitu antara santri kelas 3 Tahfizh dan santri kelas 1 Takhasus. Mereka bersama-sama membersihkan dan mengangkat sampah serta barang-barang ke mobil pick up pak Haryono.
Mereka juga sangat antusias mengikuti kerja bakti ini demi menyambut hari yang dinanti-nanti, yaitu hari berlangsungnya Daurah Imam Al-Muzani.” Ujar Mujaddid selaku anggota Tim Kantor Takhassus.
“Kegiatan seperti ini memang cocok buat santri Tahfizh, dan insyaAllah kami siap membantu sampai di hari berlangsungnya daurah. Kami merasa senang dengan kegiatan ini, selain agar bisa membantu meringankan tugas kakak kelas, kami bisa melakukan pekerjaan yang sebelumnya kami belum pernah berkecimpung di dalamnya.” Kata Luthfi, salah satu santri Tahfizh kelas Qudama.
Mengamalkan Ilmu
Dari sini tampak bahwa mereka sangat antusias dan bersemangat dalam kerja bakti tersebut. Sikap saling tolong-menolong sebagaimana yang diajarkan dalam agama Islam benar-benar mereka terapkan.
Dan ini merupakan salah satu usaha untuk menyambut hari Daurah Imam Al-Muzani. Dengan kerja bakti yang mereka lakukan bersama, tampak beberapa titik lokasi di Ma’had menjadi semakin bersih dan rapi.
Baca Juga: Jangan Khawatir, Ini Tempat Belanja Kebutuhan Peserta Selama Daurah
(MAS)

