Pengecatan Ulang, Warna Abu-Putih Tutupi Cat yang Telah Usang

JEMBER – Masih dalam rangkaian persiapan menyambut Daurah Salafiyyah Imam al-Muzani, ma’had melakukan pengecatan ulang untuk beberapa bangunan.
Walaupun hanya pengecatan ulang, nyatanya dengan warna baru yang lebih cerah, hal itu dapat menumbuhkan semangat baru bagi yang melihatnya. Harapannya ketika berlangsungnya daurah pun demikian, para peserta bisa merasa nyaman di lokasi kegiatan dengan bangunan-bangunan yang telah diperbarui catnya.
Selain sebagai persiapan menyambut kegiatan daurah, pengecatan ulang juga bertujuan menciptakan suasana yang bersih, nyaman, dan indah. Karena, Rabb kita mencintai keindahan. Kata Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam:
إنَّ اللهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الجَمَالَ
“Sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan.” (HR. Muslim)
Sasaran Pengecatan Ulang
Pengecatan ulang kali ini menggunakan kombinasi warna putih dan abu-abu yang menyenangkan. Warna putih untuk bagian atas, sementara warna abu-abu melindungi di bagian bawah dari cipratan noda yang mengotori dinding.
Berikut ini beberapa bangunan yang mendapatkan pengecatan ulang.
-
Maqshaf (Koperasi) Ma’had.
Terdiri dari dua lantai. Dulunya bercat putih, lalu berjalannya waktu membuat cat mulai terkelupas. Cipratan air hujan yang memantul dari tanah, juga menimbulkan noda coklat. Alhamdulillah sekarang kembali terlihat putih bersih dengan paduan warna abu di bagian bawahnya.
Baca Juga: Antusias Santri dalam Persiapan Daurah Salafiyyah Imam al-Muzani I
-
Gedung putih
Gedung putih adalah sebutan untuk bangunan 2 lantai yang terletak di sebelah timur masjid. Terkenal demikian karena khas warna putih dindingnya. Namun setelah pengecatan ulang ini, ia menjadi berwarna abu-putih.
Gedung yang memiliki luas ± 8 X 5 meter ini sudah banyak berganti fungsi. Lantai duanya pernah berfungi sebagai asrama Takhasus dan kini menjadi asrama santri Pra Tahfizh. Sedangkan lantai dasar adalah area ruang perkantoran.
-
Dapur tamu
Berada persis di sebelah gedung putih. Bangunan ini adalah markas divisi tamu, yang bertugas melayani tamu dan kegiatan-kegiatan ma’had.
Dan masih banyak lagi bangunan-bangunan lainnya yang mendapatkan jatah pengecatan ulang. Mulai dari kantor Tahfizh, sebagian asrama Tahfizh, dan lain sebagainya.
Menyambut Tamu
Selain tujuan di atas, pengecatan ini juga bertujuan menyambut para tamu dalam kegiatan daurah nanti. Agar mereka merasa nyaman dan tentram selama kajian. Yang mana, hal ini merupakan syariat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kata beliau:
مَن كانَ يُؤْمِنُ باللَّهِ واليَومِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka hendaknya ia memuliakan tamu.” (Muttafaqun Alaihi)
Semoga Allah subhanahu wa Ta’ala menerima amal kita semua, amin.
Baca Juga: Semangat Divisi Taman, Tak Ingin Ketinggalan Siapkan Daurah
Website Resmi: https://daurahimamalmuzani.com/
Channel Telegram Resmi: https://t.me/daurahimamalmuzani
(FAH)



