JEMBER – Baru saja usai giat bakti sosial perawatan Musala Bu Um. Tampak kegembiraan di wajah para jamaah musala, demikian pula pemilik Musala Bu Um dan keluarganya. Tak terkecuali warga sekitar pun turut senang dengan aksi giat kerja bakti di musala tersebut, bagaimana tidak?
Setiap sore hari selesai salat asar, anak-anak masyarakat sekitar memanfaatkan Musala al Amin atau Musala Bu Um untuk mengaji, belajar membaca kalam Ilahi al-Quran yang mulia.
Berpindah dari Satu Amal ke Amalan Salih Lainnya
Demikianlah semestinya yang dilakukan oleh seorang muslim, terlebih seorang salafi. Dia tidak terpaku pada satu amalan saleh yang telah dilakukan, namun dia terus bergerak, terus beramal dengan berbagai amal saleh lainnya.
Seraya terus berharap dan berdoa agar amalan saleh yang dia kerjakan tersebut diterima oleh Allah ‘Azza wa Jalla.
Giat Kerja Bakti Pengecatan Tembok Gang Ma’had Minhajul Atsar 1
Hanya terpaut satu hari dari giat kerja bakti Musala Bu Um. Ikhwah-ikhwah Sumbersalak, Gang Manggis, Ma’had 1, Ma’had 2 dan sekitarnya kembali dihasung untuk ber-ta’awun dalam amal kebajikan. Kali ini target dari bakti sosial tersebut adalah pagar tembok warga masyarakat di Gang 5, jalan masuk menuju ma’had 1.
Jangan Lelah Berkoordinasi
Sebagaimana biasa, seorang ikhwah yang ditunjuk sebagai Admin di Grup Sumbersalak memosting himbauan giat kerja bakti tersebut. Hari Ahad, 9 Muharram 1444 H, tepatnya jam 05:30 WIB adalah waktu yang dipilih untuk melaksanakan giat bakti masyarakat ini.
Yang menjadi ciri khas kami di Ma’had Minhajul Atsar Jember adalah selalu melakukan koordinasi, demikianlah lebih dari 15 tahun kami mengenal Ma’had ini. Dalam berbagai permasalahan, dalam banyak kegiatan, pengurus ma’had senantiasa berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Baik dengan aparat pemerintah atau para Ulama.
Mulai dari giat kerja bakti lingkungan sekitar, pemasangan gapura/plang nama ma’had, terkait penerapan prokes penanganan Covid-19 di ma’had, terlebih terkait permasalahan kontemporer yang menyangkut umat.
Oleh karena itu, tidak lupa seorang ikhwah diminta untuk menyampaikan izin sekaligus undangan kerja bakti bersama kepada Bapak Ketua RT 2 & Ketua RW 4 lingkungan Sumbersalak. Yang menjadikan giat kerja bakti kali ini lebih istimewa, karena kegiatan ini dilakukan bersama 3 komponen. Komponen ma’had dan ikhwah salafiyyun, komponen aparat pemerintah dalam hal ini diwakili Bapak Ketua RT 2 & Ketua RW 4, serta warga masyarakat lingkungan Sumbersalak yang menjadi komponen berikutnya.
Alhamdulillah, sebagaimana dalam berbagai kegiatan lainnya, sambutan dari aparat setempat sangat positif. Bahkan beliau-beliau menjanjikan untuk turut hadir dalam giat kerja bakti kali ini.
Kompak Bergerak
Pagi itu terlihat mendung, matahari belum tampak sinarnya. Satu persatu ikhwah mulai berdatangan. Ada yang berkendara sepeda motor, naik sepeda, banyak juga yang berjalan kaki.
Tidak berapa lama, hadir Pak Ketua RT 2 lingkungan Sumbersalak. Salah seorang warga masyarakat, yang rumahnya tepat di depan gang juga tampak ikut meramaikan giat kerja bakti ini. Lalu terpaut sekitar 10 menit, Pak Ketua RW 4 lingkungan Sumbersalak Alhamdulilah bisa hadir menepati janjinya. Warga masyarakat yang lain tampak terlihat pula.
Suasana sekitar lokasi mulai ramai dengan kegiatan kerja bakti. Ada yang mulai membersihkan tembok dengan kapi, arit, sapu bahkan ada yang menggunakan amplas.
Kerja sama saling mengisi dan melengkapi. Ada yang mengaduk cat, mengambilkan air, mulai mengecat dan mengambil tangga. Pak Ketua RW 4 sempat pula menawarkan tangga milik beliau untuk dipakai, akhirnya diiringi seorang ikhwah mereka mengambil tangga ke rumah beliau.
Baca Juga: Indahnya Sinergi Antara Ikhwah, Masyarakat, dan Aparat dalam Persiapan Daurah
Sponsor Acara: Depo Fresh, Mlijo 1, Sule Hangat
Dalam setiap kerja bakti, peran logistik (makanan & minuman) tentu tidak bisa diremehkan.
Saat-saat rehat sejenak, sambil menghilangkan penat di badan, minum susu kedelai hangat, menyeruput secangkir kopi, menghirup segelas teh hangat atau sekadar meneguk air putih, terlebih ditemani dengan berbagai jajan camilan, sungguh nikmatnya.
Alhamdulillah dalam giat kerja bakti kali ini, ada tiga sponsor utama membantu menyediakan logistik secara gratis. Depo Fresh merupakan salah satu usaha milik seorang ikhwah yang menyuplai air minum selama kerja bakti.
Bahkan saat bincang-bincang dengan pemiliknya, beliau menyampaikan Depo Fresh siap mendukung dan menyukseskan Daurah Masyaikh Imam al Muzani 1. Bentuk dukungan nyata tersebut dengan menyiapkan air minum gratis untuk para peserta Daurah Masyaikh, masyaAllah semoga dimudahkan. Semoga Allah Taala menerima amalan beliau dan kita semua.
Adapun Mlijo Ma’had 1 dibentuk saat diberlakukannya penerapan prokes Covid 19 di area Ma’had 1 dan kavlingan. Dengan adanya Mlijo Ma’had 1, sungguh sangat membantu para asatidzah, ikhwah dan thullab ma’had dalam memenuhi kebutuhan sayur-mayur, lauk-pauk dan buah-buahan. Karena manfaatnya sangat besar, akhirnya keberadaan dan fungsi Mlijo Ma’had 1 terus dipertahankan hingga hari ini.
Dalam giat kerja bakti kali ini Mlijo Ma’had 1 turut menyediakan kopi dan teh hangat, satu kantong plastik aneka roti dan sandwich, serta berbagai jajan lainnya.
Sponsor ketiga dalam giat kerja bakti pengecatan tembok gang masuk Ma’had 1 adalah susu kedelai hangat, usaha rumah tangga seorang ikhwah yang mukim di kavlingan Ma’had 1. Alhamdulillah, semoga Allah Taala menerima pahala sedekah mereka semua, menerima pahala ikhwah, aparat, masyarakat dan semua elemen yang telah membantu terlaksananya program bakti sosial ini.
Semangat Aparat Menjaga Keselamatan Rakyat
Meski diiringi rintik-rintik hujan gerimis, kolaborasi ikhwah, aparat dan masyarakat dalam giat kerja bakti ini tak surut. Dengan penuh semangat, lelah dan dingin seolah tak dianggap.
Di sela-sela kerja bakti tersebut, tampak beberapa ikhwah berbincang-bincang akrab dengan Pak Ketua RT 2 dan RW 4. Obrolan santai namun sarat manfaat.
Ketika topik sampai ke beberapa kejadian kecelakaan di Jalan Wolter Monginsidi akhir-akhir ini, Pak Ketua RW mengusulkan kepada ma’had agar membantu membuatkan papan reklame untuk mengingatkan pengguna jalan lebih berhati-hati ketika melintas.
Usulan ini sangat penting, mengingat Jalan Wolter Monginsidi adalah jalan lintas provinsi, banyak truk, kontainer dan bus yang melintas. Arus lalu lintas yang lumayan ramai, kendaraan yang melaju kencang, disertai tikungan tajam di antara faktor yang membuat daerah ini rawan kecelakaan. Semoga usulan tersebut bisa terwujud.
Hujan Bertambah Deras
Semakin siang rintik hujan semakin deras. Pakaian mulai basah kuyup, akhirnya diputuskan untuk rehat sejenak. Ikhwah pun bergegas memindahkan logistik dari bawah pohon ke teras rumah warga sekitar, seorang bapak muda yang juga turut andil dalam kerja bakti kali ini mempersilakan ikhwah dan warga masyarakat yang kehujanan untuk berteduh di rumah beliau.
Alhamdulillah setelah beberapa saat hujan mulai reda. Lalu kerja bakti pun segera dilanjutkan. Alhamdulillah kerja bakti tahap pertama selesai, dengan progres pengecatan hampir separuhnya.
Kerja Keras Kerja Tuntas
Karena terkendala hujan di hari pertama, maka giat kerja bakti berlanjut hingga keesokan harinya. Tepat hari Senin 10 Muharram 1444 H, ikhwah-ikhwah kembali bergerak untuk menyelesaikan sisa target yang ada.
Meskipun ikhwah-ikhwah sedang menjalankan puasa Asyura, namun semangat mereka tetap membara. Peluh-peluh mulai bercucuran, diselingi obrolan ringan, canda dan gelak tawa.
Alhamdulillah sekitar pukul 08:30 WIB, giat kerja bakti pun tuntas.
Tampak tembok putih berjejer, kiri dan kanan nyaman dipandang. Di salah satu obrolan bersama tokoh masyarakat setempat, Pak Ketua RW 4 yang lama, beliau sangat mendukung upaya pengecatan tembok tersebut.
Menurut beliau dengan dicat warna putih sangat menguntungkan, terlebih ketika malam hari, suasana gang semakin terang. Walhamdulillah.
Baca Juga: Suvenir Media Dakwah, Insya Allah Akan Hadir di Daurah
(AAM)

